skip to Main Content

Berdirinya Program studi Sastra China selain didorong oleh keinginan untuk terlibat secara aktif dalam komunikasi dan kerjasama global khususnya dengan negara China yang saat ini sedang mencapai puncak perkembangannya di bidang sosial, politik, budaya, ekonomi dan industri, serta termotivasi oleh ajaran Nabi Muhammad SAW yang mendorong umatnya untuk belajar sampai ke negeri China, juga untuk membangun kesatuan dan persatuan bangsa termasuk etnis China.

Universitas Al Azhar Indonesia membuka program S1 Sastra China pada tahun 2005. Alumni Program Studi Sastra China tidak saja menguasai bahasa China secara lisan dan tulisan, budaya China yang mereka pelajari juga memberi nilai tambah untuk menjembatani hubungan timbal balik antara kedua negara dalam berbagai bidang.

Dalam perjalanan yang singkat tersebut, Program Studi Sastra China sudah mampu mengembangkan kerjasama dengan berbagai organisasi masyarakat Tionghoa, dan telah menghasilkan para alumni yang berkualitas, bekerja di kantor-kantor pemerintah, lembaga-lembaga pendidikan, perusahaan swasta dan industri, perusahaan asing, wiraswasta, termasuk melanjutkan pendidikan S2 di berbagai universitas di China seperti Fujian Normal University, Yunnan Normal University, Beijing Capital University, dll.

Metode Pembelajaran

Mengedepankan sistem pembelajaran yang aktif dan menarik dengan menerapkan metode pembelajaran terkini, memberikan motivasi dan arahan serta mengembangkan kreasi berpikir serta kemampuan kebahasaan yang tinggi bagi para mahasiswa untuk siap memasuki persaingan global. Dengan tenaga pengajar lulusan dari universitas terkemuka di dalam dan luar negeri, juga diperkuat dosen native speaker yang berpengalaman, aktif mengikuti pelatihan pengajaran baik di China maupun di dalam negeri.

Perkuliahan diberikan dalam bentuk: diskusi, ceramah, presentasi, simulasi, studi analisis, kuliah umum oleh pakar atau dosen tamu. Selain itu mahasiswa juga diajak mengunjungi tempat-tempat yang berhubungan dengan budaya china baik di dalam maupun di luar kota, dan juga berkesempatan untuk mengikuti summer camp maupun winter camp di china selama 1 bulan untuk memperkuat kemampuan bahasa china mereka.

Mahasiswa semester akhir juga memiliki kesempatan untuk mengikuti program pelatihan bahasa China selama 6-12 bulan di berbagai universitas di China. Program pelatihan ini gratis dan dibiayai oleh pemerintah China. Selain itu dalam perencanaan ke depan, mahasiswa yang ingin melanjutkan kuliah ke China dapat mengikuti sandwich program / twinning program bekerjasama dengan Fujian Normal University (FNU), yaitu program 2+2 (2 tahun kuliah di UAI, 2 tahun kuliah di FNU) dan program 3+1 (3 tahun kuliah di UAI, 1 tahun kuliah di FNU), serta mendapatkan 2 Ijazah S1 dari UAI dan FNU.

Kerja Sama

  1. Confusius Institute, Hanban-China
  2. FNU (Fujian Normal University)
  3. INTI (Perhimpunan Indonesia Tionghoa)
  4. BKPBM (Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin)
  5. PITI (Persatuan Islam Tionghoa Indonesia)
  6. NABIL (Yayasan National Building)
  7. Lembaga Pengajaran Bahasa Mandarin lainnya
  • VISI

Menghasilkan Sarjana yang mempunyai kemampuan intelektual dalam bidang Sinologi (ilmu tentang China) berlandaskan nilai-nilai spiritual, moral dan etika Islam. (akreditasi tahun 2016)

  • MISI
  1. Menyelenggarakan program pendidikan tingkat sarjana yang memiliki wawasan Sinologi.
  2. Melaksanakan dan menumbuh kembangkan penelitian dalam bidang Sinologi.
  3. Melaksanakan dan menumbuh kembangkan kegiatan pengabdian/ pelayanan kepada masyarakat berbasis Sinologi.
  4. Menjalin kemitraan dengan berbagai institusi terkait dengan penyelenggaraan Tri Dharma perguruan tinggi.
  5. Menumbuhkembangkan nilai-nilai universal Islam bagi mahasiswa Program Studi Sastra China. (akreditasi tahun 2016)
  • KEUNGGULAN
  1. Sastra China Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) mempunyai Perwakilan Pusat Bahasa Mandarin (PBM) 阿拉扎孔子学院 Confusius Institute,Hanban-China merupakan satu-satunya di DKI Jakarta.
  2. Pengajar Sastra China UAI merupakan lulusan dari universitas negeri dan luar negeri ternama selain itu juga terdapat pengajar native dari China. Native tersebut selain mengajar di kelas juga akan menemani mahasiswa sastra China UAI belajar di luar kelas (Chinese Study Club)
  3. Selama kuliah di Sastra China UAI mahasiswa aktif mendapatkan kemudahan Beasiswa 6 bulan dan 1 tahun (dapat lulus 4 tahun S1; 3+1) di China, selain itu mahasiswa sastra China UAI yang sudah lulus S1 juga dapat kemudahan untuk mendapatkan beasiswa kuliah S2 dan S3 di China
  4. Sastra china UAI juga mempunyai Pusat Kepustakaan Tiongkok 中国馆 bekerjasama dengan Pemerintahan China satu-satunya di Indonesia. Terdapat buku-buku tentang pendidikan, sejarah, budaya, cerita dan lain-lain
  5. Sastra China UAI mempunyai kegiatan mahasiswa yang dilaksanakan pada selesai jam kuliah yang diajarkan oleh dosen Native dari China, yaitu: Chinese Study Club (Xuexi bu学习部), Bela diri China (Wushu 武术), Paduan suara (He chang tuan 合唱团), Suling China (Hu lu si葫芦丝), Alat musik petik China (Guzheng 古筝), Kaligrafi China (Shufa书法) dan lain-lain
  • PRESTASI

Berikut prestasi terbaru Prodi Sastra China UAI:

  1. Juara I lomba Star Of Chinese Kategori Kaligrafi Tiongkok tingkat nasional tahun 2016
  2. Juara I lomba Star of Chinese Kategori Penerjemahan tingkat nasional tahun 2016
  3. Juara harapan I lomba Chinese Bridge tingkat nasional tahun 2016
  4. Juara best performance lomba Chinese Bridge tingkat nasional tahun 2016
  5. Juara III (Runner Up) lomba debat bahasa Mandarin tingkat nasional tahun 2016
  6. Juara I lomba Chinese Bridge tingkat nasional tahun 2017
  7. Juara best performance lomba Chinese Bridge tingkat nasional tahun 2017
  8. Juara I lomba Puisi Tiongkok Chinese Star tingkat nasional tahun 2017
  9. Juara II lomba Puisi Tiongkok Chinese Star tingkat nasional tahun 2017
  10. Juara III lomba Puisi Tiongkok Chinese Star tingkat nasional tahun 2017
  11. Juara I lomba National Mandarin Competition Kategori Penulisan Artikel tahun 2017

Back To Top